
Solusi86.news // Mesuji-Lampung
Kinerja Dinas PUPR Mesuji dalam menanggulangi kerusakan akses jalan 3 Desa Tua di wilayah Kecamatan Tanjung Raya, dinilai Masyarakat setempat sebatas pencitraan dan omongan belaka tanpa isi. Berdasarkan pengakuan salah seorang warga, bernama Rano menuding tingkah laku Kepala Dinas PUPR Mesuji, Tius mirip prilaku bocil alias bocah cilik.
Bagaimana tidak, kata Rano, dirinya sudah beberapa kali ditipu, dibohongi, dan didustai oleh Kadis Tius. “Abang harus tahu, bahwa faktanya sampai sekarang ini alat-alat berat Pemda belum ada yang sampai di ruas jalan rusak tiga desa tua ini. Kadis Tius selalu dusta dan bohong, ngomong alat sudah dijalan tapi nyatanya sampai detik belum terlihat di lokasi. Kadis kok bertingkah bocil, Bu Elfianah ijin, anak buahmu mulai nakal,” seru Rano, Selasa, (18/3/2025).
Ia kemudian mengisahkan kesedihan para warga setempat sebab sudah cukup lama bergumam dengan jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah.
Kami merasa seperti dianaktirikan. Kehadiran pemerintah daerah dalam melayani kepentingan masyarakat di sini sungguh sangat terabaikan. Bagaimana tidak, jalan rusak menjadi kendala utama, musuh bebuyutan kami dalam menjalankan kehidupan berjuang menuju hidup sejahtera,” keluhnya.
Ia berharap, dengan diupload fakta kebenaran di lokasi jalan rusak, menjadi penawar hati agar pemerintah daerah segera sadar dan segera menanggulangi jalan rusak di tiga desa tua (Sri Tanjung, Tanjung Harapan, dan Keagungan Dalam) ini.
“Semoga para pejabat Pemkab Mesuji segera sadar dan terjun langsung menanggulangi kesulitan kami yaitu akses jalan rusak ini. Amin,” pungkasnya.
Sementara, Kadis Tius yang diwakili oleh Kepala Bidang Bina Marga, Hendra ketika diklarifikasi mengaku pihaknya telah berusaha semaksimal dalam penanganan jalan rusak akibat curah hujan yang belakangan cukup tinggi.
“Alat la di f3 bosku,” singkatnya. (W)